A Journey

Menurutku, sebuah perjalanan selalu menyenangkan. Kecuali perjalanan dengan kendaraan umum di Jakarta. Macet.

Tapi bukan sebuah perjalanan seperti itu yang kumaksud. Aku sangat menikmati perjalanan jarak menengah-jauh. Misalnya perjalanan dari Bandung ke Jakarta dan sebaliknya. Atau dari Jakarta ke Jogja. Aku juga suka duduk di dekat jendela.

Kenapa? Bukan karena galau tentunya. Aku senang mengamati pemandangan di luar jendela. Semuanya bergerak begitu cepat, satu demi satu dari mereka terlewati.

Rasanya seperti melihat cerminan hidup melalui sebuah layar film. Iya, satu persatu kejadian di hidup kita akan terlewati. Hidup juga dapat dianalogikan sebagai perjalanan, bukan?

Well, life goes on. And you will pass your moment behind. You’ll lost it, unless you capture it.

image

image

image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s