Pertemuan: Sebuah Hadiah dari Semesta

Hari ini aku dapat sebuah pelajaran lagi.

—-

Sejak beberapa hari yang lalu aku tetiba merindukan seseorang, entah kenapa. Seperti ada sesuatu yang menarikku untuk kembali bertatap muka dengannya.

Orang yang sangat kurindukan. Yang pernah menempati ruang di hatiku cukup lama. Jujur saja, hingga detik tulisan ini ditulis, aku tak pernah bisa menghapus keberadannya disana.

Aku merasakan sebuah gejolak aneh. Rasa ingin tahu yang menggelitik. Rasa penasaran yang harus terpuaskan.

Aku ingin bertemu dengannya.

Disaat yang sama, aku juga merasakan takut yang teramat sangat. Bagaikan melihat wajahnya adalah suatu hal yang momok.

Kacau pikiranku berhari-hari. Porak-poranda perasaanku. Intinya apa? Gejolak aneh ini tak akan hilang, kecuali aku bertemu dengannya.

Dan saat itupun tiba. Entah karena sebuah ikatan yang kuat atau apa, semesta menyediakan ruang dan waktunya untukku bertemu dengannya.

Seperti meledak rasanya. Kepalaku berat. Segala rasa sakit yang sedang kuderita, entahlah semua berkonspirasi.

Tapi disisi lain, di saat yang sama. Nafasku lega.

—-

Ternyata,
Satu-satunya cara menghilangkan rasa takutku adalah,
Menghadapinya.

—-

Terima kasih,
Kini aku bisa kembali bernafas.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s