#100DPS Day 15: Perpisahan Panjang

Senin, 30 Desember 2013

 

Saya dipertemukan dengan seorang kawan dari masa lalu.

 

Awalnya beberapa hari sebelumnya saya mendapat pesan singkat dari nomor tak dikenal. Isinya begini:

“Aulia, apa kabar? Mau ketemuan ga? Mumpung gue di Bandung. Ikhsan temen sd lo”

Saya berusaha mencerna isi pesan yang sangat sederhana itu. Ikhsan? Teman SD? Oalaaaah, baru sekian detik kemudian saya mengingat bahwa saya memang punya teman SD yang namanya Ikhsan.

Dulu saya tinggal satu komplek dengan si Ikhsan ini. Beberapa bulan sebelumnya saya memang sudah sempat ngobrol sedikit dengan Ikhsan di twitter, tapi ya pembicaraannya hanya sebatas basa-basi belaka. Wah sayang sekali saat dia mengajak saya bertemu, saya justru sedang di Ciledug. Akhirnya saya membuat janji dengan dia untuk bertemu saat saya sudah kembali ke Bandung.

Hari itu pun tiba, pagi-pagi saya mengabari dia dan menanyakan apakah kita jadi bertemu. Dia mengiyakan. Kami menyepakati untuk bertemu setelah sholat zuhur di daerah kos-kosan di Sukapura. Tak lama setelah saya tiba, dia datang juga. Saya langsung naik ke motor, padahal tak satupun dari kami tau kemana kita akan pergi.

“Eh kita kemana nih?” tanyanya.

“Ya lo maunya kemana? Disini mah nggak ada tempat nongkrong” jawabku.

Akhirnya kita melaju saja ke arah Sukabirus. Ujung-ujungnya kami cuma nongkrong di depan minimarket. Disitulah kami membuka pembicaraan.

Saya pikir awalnya akan awkward. Ternyata tidak.

Perbincangan memang dibuka dengan basa-basi sederhana. Menanyakan teman-teman SD yang masih sering ngobrol, kabar teman-teman lain, yah begitulah. Lucunya, saya sempat ngotot-ngototan dengan dia. Saya yakin betul dia pindah sekolah saat masih SD, sedangkan dia bersikukuh dia lulus di SD yang sama dengan saya. Argumen demi argumen terus dilontarkan. Bodohnya saya, yang menjalani masa-masa itu kan dia, kenapa saya yang ngotot? Akhirnya perdebatan sengit itu ditutup dengan pernyataan “eh, ijazah SD gue tuh di Karang Tengah 7 yah! kalo mau liat gue buktiin nanti!” hahahaha malunya saya!

Ikhsan yang sekarang bukan Ikhsan yang dulu.

Walau secara fisik dia masih kurus seperti dulu, tapi banyak juga hal yang berubah. Garis wajahnya semakin jelas. Dagu yang panjang, rahang yang tegas, kumis dan janggut tipisnya membuat dia terlihat lebih dewasa. Ya, memang seperti sewajarnya seorang laki-laki.

Tak hanya secara fisik. Sikapnya pun berubah.

Dulu saya tak begitu mengenal Ikhsan. Dia jarang sekali bermain dengan anak perempuan. Tapi seingat saya, dulu dia termasuk anak yang pintar. Ternyata kecerdasan itu dibawanya hingga kini.

Saya bisa melihatnya dari cara dia bicara. Jujur saja, saya amazed dengan topik pembicaraan kita. Benar-benar acak. Tapi bisa dibilang berbobot. Dari mulai teman, passion, paham kapitalis, politik, agama, cinta, sampai hari kiamat. Saya tak menyangka kita akan ngobrol panjang lebar seperti ini.

Di tengah perbincangan kami ternyata sama-sama ingin mencari toilet hahaha. Akhirnya sekitar jam 4 sore kami memutuskan untuk pindah tempat ngobrol ke kosan saya, di rooftop. Sembari menumpang sholat asar juga. Setelah itu kami lanjut ngobrol lagi.

Tak terasa kami menghabiskan waktu dari selepas zuhur sampai jam 12 malam. It’s just amazing that we spent 12 hours together.

Beruntung juga saya bertemu dengan dia, saya jadi punya teman diskusi dari lingkungan yang berbeda. Untungnya kami cepat akrab walau sudah lama tidak bertemu. Saya pun tak ingat kapan terakhir kali kami bertemu. Mungkin waktu perpisahan di SD?

Kini pun kami tak tau kapan akan bertemu lagi. Mungkin minggu depan? Bulan depan? Atau bisa jadi tahun depan? But I’m looking forward to the day that we would meet again 🙂

Ah, I also took some photos! Here it is:

 

 

Ikhsannya alay :p

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s