#100DPS Day 20: 2012: Bonfire

2012
Aku merasa ada yang berbeda sore itu. Gelap, mendung, dingin. Tak seperti biasanya.

Namun di sore yang sama pula aku merasa ada pancaran kehangatan. Rasanya sama seperti duduk di dekat api unggun.

Aku tak mengenalnya. Tak dekat dengannya. Sekedar tahu namanya. Perbincanganku dengannya pun bisa dihitung dengan jari.

Dia begitu asing bagiku.

——————–

“Kau lihat percikan-percikan itu?” katanya sambil menunjuk ke arah api unggun
“Ya, aku lihat” jawabku singkat.

Sejenak kami diam. Aku menunggu kelanjutan dari pertanyaannya.

“Lalu apa? Apa maksud pertanyaan tadi?” tanyaku tak sabar.
“Tidak ada. Aku hanya suka melihatnya.” jawabnya dengan wajah santai.

——————–

Apa itu tadi? Tatapan macam apa itu?

Aku hampir meneteskan air mata. Hanya karena melihat tatapan matanya.

Bukan, bukan sesuatu yang menyeramkan. Melainkan teduh menenangkan.

Tolong, tolong jangan tundukkan kepalamu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s