#100DPS Day 29: Musik Tulus

Saya selalu suka dengan musik Tulus.

Saya suka karya-karyanya.

Saya jatuh cinta dengan gaya bahasanya.

Saya terpukau dengan alunan melodinya yang tak biasa.

Menurut saya, Tulus memiliki ciri khas musik yang unik. Dia punya gayanya sendiri. Tak mengikut arus industri.

Lirik lagunya selalu jujur dan memukul.

Mengingatkan kita bahwa hal-hal remeh-temeh lah yang selalu menjadikan sesuatu istimewa. Hal remeh itu pula, yang selalu kita sepelekan, ternyata adalah hal besar yang dapat merobek-robek hati dan mengacak-acak pikiran.

Tulus juga mengingatkan kita bahwa yang kita anggap benar, tak tentu dianggap benar oleh orang lain. Menyadarkan kita bahwa dibalik hal-hal pahit yang kita alami, selalu tersimpan butir indah bahagia. Memberi tahu kita, tak seharusnya kita terlalu memikirkan persepsi orang lain yang hanya melihat cela pada diri kita.

Di Album barunya yang berjudul “Gajah”, Tulus membawa saya membuka mata. Alunan musiknya membuat saya meneteskan air mata. Begitu jujur. Kesembilan lagunya telah menculik saya. Menelan saya dalam candu melodinya. Kemudian memuntakan saya tepat diatas duri-duri kenyataan. Sakit, menusuk, namun membawa kesadaran.

Ini dia cover albumnya:

 

Tulus - Gajah
Tulus – Gajah

Ada sembilan lagu di dalamnya,

1. Baru

2. Bumerang

3. Sepatu

4. Bunga Tidur

5. Tanggal Merah

6. Gajah

7. Lagu Untuk Matahari

8. Satu Hari di Bulan Juni

9. Jangan Cintai Aku Apa Adanya

 

Terakhir,

Musik Tulus mengajarkan kita untuk tulus.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s