#100DPS Day 55: The Whole Life in One Day

Salah satu hal yang belakangan ini suka sekali saya lakukan adalah mengamati.

Sore itu, sepulang bimbingan saya dan Farid jalan-jalan. Meskipun cuaca sedang tidak mendukung, karena saat itu hujan baru saja usai dan masih menyisakan rintik kecil serta jalanan yang basah.

Sebenarnya saya sih suka suasana sehabis hujan seperti itu hehehe.

Niatnya, kami mau jalan-jalan sore ke taman film. Dengan tujuan mau nyari anak kecil disana, karena biasanya kalau sore sering banyak anak kecil yang main disana. Namun apadaya, kami berangkat terlalu sore (magrib malah) jadi kayaknya bocah-bocah itu juga udah pulang.

Akhirnya kita pindah haluan. Karena lapar, kami memutuskan untuk makan di salah satu restoran vegetarian di Bandung. 

Lalu disana, kami bertemu dengan sepasang kakek-nenek yang sedang makan. Usai makan, saya tak lepas pandang dari pasangan manula itu. Mereka terlihat…….. so sweet.

Saya mengamati cara kakek itu memandang si nenek. Suatu pandangan yang sangat dalam. Pandangan yang mungkin saja sudah dilakukannya sepanjang usia pernikahan mereka. Pandangan yang menyiratkan rasa kasih yang sudah tak perlu dipertanyakan.

Saat itu saya merasa terenyuh. Rasanya seperti ikut merasa disayangi.

Beberapa kali saya menyelingi dengan ngobrol sama Farid. “Kakek-nenek yang di sebelah itu unyu banget yah, aku jadi terharu deh.” Begitu kataku, sambil sedikit menyeka air mata.

Kemudian kami beranjak menuju Masjid Agung untuk menunaikan ibadah sholat Isya. Setelah sholat, kami duduk-duduk di taman Masjid. Iya, duduk-duduk doang.

Berjam-jam kami lewatkan hanya sekedar memperhatikan sekitar. Kala itu taman masjid tidak begitu ramai, mungkin karena udara saat itu cukup menusuk tulang. Namun kami masih bisa menjumpai beberapa orang yang mengajak anak-anaknya main di taman.

Lucu banget ngeliatin anak kecil lari-lari di taman, ada yang main bola juga. Kami memperhatikan mereka dengan takjub, “kok ada ya makhluk kecil-kecil gitu? Hahaha” ujar saya.

Sesekali saya menatap ke langit, kemudian kembali memperhatikan orang-orang di sekitar. Refreshing otak banget.

Hari itu, kami melihat hidup berjalan. Kami melihat bagaimana kehidupan anak kecil, kami menjalani kehidupan sebagai anak muda, kami memperhatikan hidup orang-orang dewasa, kami pun menyaksikan pasangan lanjut usia.

If you look deep enough, deeper than usual, you can refresh and reflect in one time. Banyak hal yang bisa kamu dapatkan dari memperhatikan. Tak ada salahnya sesekali menghabiskan waktu untuk melihat hal-hal menarik di sekitar kita 🙂

Saya rasa setelah ini, saya akan lebih banyak memperhatikan.

 

Kids. Original pic by: me
 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s