#100DPS Day 59: Bandung Tanpamu

Bertahun-tahun aku tinggal di Bandung, tidak membuatku hafal setiap sudut jalanan. Tak membuatku ingat setiap belokan mengarah kemana.

Itu yang seringkali membuatmu kesal, karena aku kadang membawa kita ke tempat-tempat aneh. Semua akibat kecerdasan spasialku yang sangat memprihatinkan.

Tapi kekesalanmu selalu berakhir dengan tawa kita.

Sekian hari aku menghabiskan waktu denganmu, kurasa tak ada yang sia-sia. Kita bagaikan kerbau dan burung jalak yang keberadaannya saat bersama saling memberikan keuntungan. (Kenapa bukan bunga dan kupu-kupu saja ya contohnya?)

Tak hanya ilmu, pengalaman dan pemahaman pun kita saling berbagi.

Pembicaraan kita ekstrim, dari perkara filosofis sampai hal-hal bodoh yang tidak penting. Tapi aku suka itu.

Beberapa hari tanpamu, Bandungku sepi.

Bandungku tak bergerak. Rasanya seperti menonton film yang di pause. Aku ingin kamu cepat pulang. Ke rumah kita.

Karena,

sesungguhnya,

Bandung tanpamu,

hampa.

———-

Bandung, 18 Mei 2015

Dalam perjalanan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s