#100DPS Day 99: Paradoks, Pertanyaan dan Jawaban

For the first time, I really understand that love is not about answering the question. And it does not always have the answer.

Aku sering menerka-nerka, apa yang sebenarnya kau rasakan?

Apakah kita berada pada frekuensi yang sama?

Kau si pemalu, kurasa tidak pernah secara blak-blakan mengungkapkan berjuta rahasia dalam kepalamu.

Namun, lebih dari kata, aku mengerti.

Dari dekap hangatmu.

Senyummu.

Suaramu

Pandang matamu.

Genggam tanganmu.

Hari itu, kau perlakukan aku bagai seorang putri raja.

Menjagaku, membuatku bahagia.

Aku benar-benar bahagia.

Kau beri aku milikmu yang tak mungkin kau dapat lagi.

Betapa hidup adalah paradoks.

Bagaimana mungkin suatu hari bisa terasa sangat panjang, dan sangat pendek di saat yang sama?

Atau bisakah ia berhenti sejenak?

Aku ingin merasakan setiap detil saat itu.

Rasanya belum cukup. Belum cukup saat itu.
Kamu racun.

Kamu telah menyembuhkanku.

Terima kasih.


For the most memorable October 8th in my life.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s