#100DPS Day 98: Weekend at Singapore

So last weekend, I went to Singapore with my friends.

It was super fun! But this time I’m not gonna write a long story and just post a bunch of photos instead :p

Here they are, enjoy!

A Girl in China Town
A Girl in China Town
Architecture
Architecture
Sandwiches?
Sandwiches?
People Nowadays
People Nowadays
:o
😮
Helix Bridge
Helix Bridge

Spaghetti Space Chase
Spaghetti Space Chase
Wandering China Town
Wandering China Town
Walking Around
Walking Around
Subway?
Subway?
SG50
SG50
Stereotype
Stereotype

Another Stereotype
Another Stereotype
:D
😀
Bugis Street
Bugis Street
Marilyn Monroe
Marilyn Monroe

Happiness is contagious
Happiness is contagious
Pigeons
Pigeons
Yellow Stair
Yellow Stair
Tough Girl
Tough Girl
Inside the Building
Inside the Building

#100DPS Day 96: Aku Juga Punya Dilan

Minggu lalu ketika saya jalan-jalan hunting foto ke Kwitang, saya beli satu buku.

Bukan karena emang mau beli sih, tapi karena abang yang jualnya baik. Ngizinin saya masuk ke kiosnya buat foto-foto. So I bought a book to appreciate him.

Saya ambil buku yang judulnya “Dilan”, karya Pidi Baiq. Kenapa saya pilih buku itu?

Simply karena buku itu ada di jajaran paling depan sih hehehe. Dan karena teman saya yang juga suka baca buku, bilang buku itu bagus.

Ketika saya baca buku Dilan, saya bingung. Ini tuh kisah nyata atau fiksi sih?

Kisah dalam buku itu berlatar belakang di Bandung tahun 1990. Saya, yang kebetulan memang pernah cukup lama tinggal di Bandung, merasa benar-benar terbawa suasana ketika membacanya. Saya beneran kebayang cerita Dilan dan Milea di Bandung. Walaupun mungkin suasananya berbeda antara Bandung tahun 1990 di buku itu dan Bandung yang sekarang. Tapi tetap saja, beneran kerasa banget bandungnya.

Dan Pidi Baiq berhasil membuat si tokoh Dilan ini jadi figur yang istimewa. Karena memang ngga jauh dari kenyataan. Saya yakin, memang ada pemuda yang seperti ini diluar sana.

Ada salah satu bagian yang saya suka banget. Ketika Dilan ngasih kado ulang tahun ke Milea yang isinya buku TTS yang udah diisi semua. Beserta pesannya:

“Selamat ulang tahun Milea. Ini hadiah untukmu, cuma TTS. Tapi sudah kuisi semua. Aku sayang kamu. Aku tidak mau kamu pusing karena harus mengisinya. Dilan!”

Dan saya suka pemikiran Milea pada bagian setelahnya:

“Dengan memberi buku TTS, sekarang (saat kutulis cerita ini) aku baru sadar bahwa Dilan bukan semata-mata memberi barang. Dia memberi ide, dia memberi konsep dan itu lebih mahal, dan itu lebih penting dari apapun.”

Milea, sepertinya saya punya seseorang yang seperti Dilanmu. Kamu harus senang, karena jika tidak, saya kan jatuh cinta pada Dilanmu.

Milea, dia juga memberi saya kado yang lain, yang nggak biasa. Seperti Dilanmu, dia juga memberi ide, dia memberi konsep. Dan yang lebih saya suka, dia memberikan saya waktu. Sebagian dari 24 jam dia, yang diluangkan untuk saya, khusus untuk saya, yang ngga akan dia dapat lagi. Dan itu lebih mahal, lebih penting dari apapun.

Kang Pidi, makasih ya udah nulis buku ini. Saya suka. Makasih udah ngenalin saya dengan tokoh Dilan. Nanti saya baca buku selanjutnya deh. Untung Dilan ngga ada di dunia nyata, kalo iya, kan saya bingung harus pilih yang mana hehehe. Eh nggak deng, nanti Milea marah.

#100DPS Day 94: Pertama Kali ke Kwitang, Salah Satu Surga Buku Terpopuler di Jakarta

Beberapa hari yang lalu Kak Mega tiba-tiba nge-line saya. Ngajakin ke Kwitang, out of the blue.

I know what is it about, and I instantly said yes.

Kak Mega adalah orang yang suka sekali baca buku. Sedangkan saya adalah orang yang suka sekali foto-foto. Akibatnya, jika kami pergi ke pasar buku, dua belah pihak terpuaskan. Yang satu dapet stok buku, yang satu dapet stok foto.

Kwitang adalah salah satu pasar buku yang cukup terkenal, terutama buat anak-anak seusia saya (emang masih anak-anak?). Karena pasar buku ini sempat nge-hits di awal tahun 2000-an gara-gara film AADC.

Sayangnya, saya baru kesampean mengunjungi tempat itu sekarang. Lokasinya di daerah pasar Senen. Nggak jauh dari Mall Atrium Senen.

Seharian kami keliling-keliling untuk hunting foto di Kwitang, dan beginilah hasilnya:

Abangnya maen hape mulu
Tenggelam diantara buku
Pegang Tapi Nggak Beli
Dilan
Kalo lagi jaga warung emang suka ngantuk
Neng seneng amat neng?
“Saya ganteng neng kalo di poto, kalo neng naksir saya ga tanggung ya”
“Neng ikutan poto dong”
“Foto saya mau dimasukin ke majalah ya neng?”
Yo dipilih dipilih
“Bang senyum dong bang biar ganteng”. Dan beginilah senyumnya.
Ini kak Mega.
“Neng jangan poto saya neng ntar kameranya rusak kena pirus”
“Gini ya gayanya?”
Plenty of books.
Shy shy cat(?)
Sore.
Parkiran.
Up & Down
Sekian foto-foto di Kwitangnya. Semoga bisa hunting foto lagi dalam waktu dekat!

#100DPS Day 93: Teka-Teki Semesta

Kalau kamu duduk sendiri disituDan berpikir semesta melihatmu

Maka lihatlah ke atas

Kau temui sepasang mata

Menatapmu dengan seksama


Dia bertanya

Ada apa dalam pikiranmu?


Sementara kamu di bangku itu hanya melamun


Membiarkan semesta penuh tanya

Tak peduli langit menebak-nebak


Kamu tetap disitu


Membuat semesta asik dengan teka-tekinya


Tentang kamu

#100DPS Day 92: Workcation ke Pulau Putri dan Pulau Pari

Jadi ceritanya minggu lalu saya ikut acara kantor. Agendanya sih rapat konsolidasi. Tapi ada bumbu jalan-jalannya.

And I think it has too much seasoning :p

Kami kumpul di Dermaga di Ancol pukul 9 pagi, menunggu beberapa jam (iya, beberapa jam) hingga akhirnya berangkat menuju pulau Putri.

Ngeliatin laut selama perjalanan
Ngeliatin laut selama perjalanan

Sesampainya di Pulau Putri, kami disambut oleh para pemusik di tepi dermaga. Setelah itu kami langsung bertolak ke pendopo untuk makan siang. Macam-macam deh makanannya. Saya sampai kehilangan satu kata dalam kamus saya –> diet. Hahaha.

Welcoming Music
Welcoming Music
Selfie with The Musician
Selfie with The Musician

Singkat cerita, siang sampai malamnya kami rapat di aula. Membahas berbagai macam hal. Setelah itu kami kembali ke hotel untuk beristirahat.

Pemandangan dari Dalam Kamar Hotel
Pemandangan dari Dalam Kamar Hotel
Feel the Breeze
Feel the Breeze
Tepi Pantai
Tepi Pantai
Sunset di Pulau Pari
Sunset di Pulau Pari
Ikannya Gede Banget!
Ikannya Gede Banget!

Saya dan teman saya berencana untuk bangun lebih pagi di esok hari, supaya bisa menikmati matahari terbit sambil mengelilingi pulau.

Esok paginya, kami benar-benar bangun pagi dan langsung bergegas mengelilingi pulau. Sayangnya, saat itu cuaca agak berawan. Sunrisenya jadi tidak terlalu kelihatan. Tak apalah, yang penting bisa menikmati matahari terbit.

Kami memang bangun lebih awal dari orang-orang lain, jadi suasana pulau masih sepi sekali. Pulau ini tergolong bersih, karena di sekeliling pulau saya tidak menemukan banyak sampah meskipun pulau ini sudah komersil.

Hanya butuh waktu sekitar 15-20 menit untuk mengelilingi pulau ini. Kecil juga ya?

Nih foto-foto saat kami keliling pulau:

:D
😀

Satu sisi di pulau putri
Satu sisi di pulau putri
The Cabin in The Woods
The Cabin in The Woods
Jalan-jalan keliling Pulau
Jalan-jalan keliling Pulau
Bahagia banget kayaknya ya
Bahagia banget kayaknya ya
Diterpa cahaya matahari
Diterpa cahaya matahari
Sunrise Di Pulau, Nggak Kelihatan :(
Sunrise Di Pulau, Nggak Kelihatan 😦
Sunrise Di Pulau, Nggak Kelihatan :(
Sunrise Di Pulau, Nggak Kelihatan 😦
Sempet Naik ke Atas Kapal Juga
Sempet Naik ke Atas Kapal Juga

Kami juga sempat snorkeling disana, sayang foto-fotonya tidak ada di saya hehehe. Saya juga nggak tahu fotonya ada di siapa T_T

Setelah snorkeling, terjadilah sebuah tragedi. Konyolnya, ketika snorkeling saya baik-baik saja. Eeeh, ini cuman main kecipak-kecipak air di pinggir pantai depan hotel malah kepleset. Beginilah hasilnya:

Siangnya sesudah makan, kami langsung bertolak. Ke…. Pulau Pari! Yeaaayyyy!!!

Di Pulau Pari kami keliling-keliling naik sepeda. Minum es kelapa, dan makan Ind*mie hahaha. Ternyata di Pulau Pari, pemandangannya lebih bagus! Walaupun lebih ramai sih, ada sekolah juga loh di pulaunya.

Cuman sedikit foto di Pulau Pari, karena lebih fokus makan dan minum es kelapa hehehe

Yah begitulah workcation singkat ke Pulau Putri dan Pulau Pari kemarin. Mbok ya sering-sering kayak gini hehehe :p

#100DPS Day 91: Hingga Aku Dua Puluh Dua

Tidak terasa, saya semakin tua.

Dalam benak saya bertanya “apakah aku bertambah dewasa?”

Selama 22 tahun saya hidup, ada banyak hal yang sudah saya lewati. Sukacita karena hal-hal sederhana, pun duka yang begitu menyakitkan bahkan untuk sekedar jadi kenangan.

Namun Allah masih terus memberi saya kekuatan.

Agak sedih rasanya, melewati tahun ke-22 ini begitu saja. Dengan keadaan hati yang hancur berantakan. Mendengar teriakan dan suara pecahan perabot di hari yang seharusnya istimewa. Terlebih yang membuatku perih, melihat ibuku terisak di depan mataku.

Hati ini rasanya teriris-iris.

Aku bahkan tak sanggup untuk menyembunyikan air mataku. Tangisanku menghambur, dadaku sesak, kepalaku sakit.

“Kenapa harus hari ini?”

Allah tau aku bisa melewati semua ini. Seperti terciptanya racun, Allah pasti memberikan juga penawarnya.

Allah menitipkan penawarnya kepada orang-orang yang begitu baik padaku. Mereka yang siap sedia ada, walau tanpa kata.

Mereka yang mau berlari bersamaku, dan berjalan disampingku ketika aku tak sanggup lagi berlari. Yang melontarkan celotehan bodoh, humor-humor receh, namun membuatku melupakan duka.

Dan aku percaya bahwa Allah tentu sayang padaku. Dia menutup hari burukku dengan kedatangan seseorang yang kurasa sangat berharga. Pertemuan, tatap muka, yang kini mahal harganya. Aku masih bisa mendapatkannya. Dari seseorang yang begitu baik, hingga rela mengorbankan waktunya, dan mengalah pada letihnya, hanya untuk sebuah pertemuan singkat.

Terima kasih untuk segala doa yang kuterima, segala harap baik yang mudah-mudahan terkabul, dan segala bentuk ketulusan yang aku rasakan.

Harapanku untuk tahun ke-22 ini sederhana, untuk Allah agar mengangkat penyakitku, memberikanku kesehatan dan umur yang bermanfaat. Karena hingga saat ini, aku belum melakukan apa-apa untuk sekitarku.

Semoga Allah berkenan mengabulkan doaku.

And these things made me suuuuupppper happy!


Gonna have to jump to Bandung as soon as possible to attend this event XDD

Thank you, sweetest! XD