Bandung Sebentar

Mengunjungi Bandung kembali, sendiri, dan menikmati segala yang ada di dalamnya. Beberapa jejak saya di Bandung, hanya sebentar, 15-16 Mei 2017.

Nini yang bahagia, menghitung banyak uang walau bukan punya sendiri.
Nini yang bahagia, menghitung banyak uang walau bukan punya sendiri.
Berjalan kaki sendirian, mencari makan malam.
Berjalan kaki sendirian, mencari makan malam.
Sarapan pagi di roti gempol.
Sarapan pagi di roti gempol.
Sambil menunggu dibuatkan roti bakar.
Sambil menunggu dibuatkan roti bakar.
Roti bakar gandum telur keju dan susu rasa pisang.
Roti bakar gandum telur keju dan susu rasa pisang.
Rumahnya unik.
Rumahnya unik.
Around the neighborhood.
Around the neighborhood.
Baru mau berangkat. Kemana?
Baru mau berangkat. Kemana?
Simetris.
Simetris.
Pemandangan dari kantor.
Pemandangan dari kantor.

Never before I enjoy being alone like this. Somehow I feel content, just by myself. Thanks, ya Allah.

#100DPS Day 92: Workcation ke Pulau Putri dan Pulau Pari

Jadi ceritanya minggu lalu saya ikut acara kantor. Agendanya sih rapat konsolidasi. Tapi ada bumbu jalan-jalannya.

And I think it has too much seasoning :p

Kami kumpul di Dermaga di Ancol pukul 9 pagi, menunggu beberapa jam (iya, beberapa jam) hingga akhirnya berangkat menuju pulau Putri.

Ngeliatin laut selama perjalanan
Ngeliatin laut selama perjalanan

Sesampainya di Pulau Putri, kami disambut oleh para pemusik di tepi dermaga. Setelah itu kami langsung bertolak ke pendopo untuk makan siang. Macam-macam deh makanannya. Saya sampai kehilangan satu kata dalam kamus saya –> diet. Hahaha.

Welcoming Music
Welcoming Music
Selfie with The Musician
Selfie with The Musician

Singkat cerita, siang sampai malamnya kami rapat di aula. Membahas berbagai macam hal. Setelah itu kami kembali ke hotel untuk beristirahat.

Pemandangan dari Dalam Kamar Hotel
Pemandangan dari Dalam Kamar Hotel
Feel the Breeze
Feel the Breeze
Tepi Pantai
Tepi Pantai
Sunset di Pulau Pari
Sunset di Pulau Pari
Ikannya Gede Banget!
Ikannya Gede Banget!

Saya dan teman saya berencana untuk bangun lebih pagi di esok hari, supaya bisa menikmati matahari terbit sambil mengelilingi pulau.

Esok paginya, kami benar-benar bangun pagi dan langsung bergegas mengelilingi pulau. Sayangnya, saat itu cuaca agak berawan. Sunrisenya jadi tidak terlalu kelihatan. Tak apalah, yang penting bisa menikmati matahari terbit.

Kami memang bangun lebih awal dari orang-orang lain, jadi suasana pulau masih sepi sekali. Pulau ini tergolong bersih, karena di sekeliling pulau saya tidak menemukan banyak sampah meskipun pulau ini sudah komersil.

Hanya butuh waktu sekitar 15-20 menit untuk mengelilingi pulau ini. Kecil juga ya?

Nih foto-foto saat kami keliling pulau:

:D
😀

Satu sisi di pulau putri
Satu sisi di pulau putri
The Cabin in The Woods
The Cabin in The Woods
Jalan-jalan keliling Pulau
Jalan-jalan keliling Pulau
Bahagia banget kayaknya ya
Bahagia banget kayaknya ya
Diterpa cahaya matahari
Diterpa cahaya matahari
Sunrise Di Pulau, Nggak Kelihatan :(
Sunrise Di Pulau, Nggak Kelihatan 😦
Sunrise Di Pulau, Nggak Kelihatan :(
Sunrise Di Pulau, Nggak Kelihatan 😦
Sempet Naik ke Atas Kapal Juga
Sempet Naik ke Atas Kapal Juga

Kami juga sempat snorkeling disana, sayang foto-fotonya tidak ada di saya hehehe. Saya juga nggak tahu fotonya ada di siapa T_T

Setelah snorkeling, terjadilah sebuah tragedi. Konyolnya, ketika snorkeling saya baik-baik saja. Eeeh, ini cuman main kecipak-kecipak air di pinggir pantai depan hotel malah kepleset. Beginilah hasilnya:

Siangnya sesudah makan, kami langsung bertolak. Ke…. Pulau Pari! Yeaaayyyy!!!

Di Pulau Pari kami keliling-keliling naik sepeda. Minum es kelapa, dan makan Ind*mie hahaha. Ternyata di Pulau Pari, pemandangannya lebih bagus! Walaupun lebih ramai sih, ada sekolah juga loh di pulaunya.

Cuman sedikit foto di Pulau Pari, karena lebih fokus makan dan minum es kelapa hehehe

Yah begitulah workcation singkat ke Pulau Putri dan Pulau Pari kemarin. Mbok ya sering-sering kayak gini hehehe :p

#100DPS Day 89: Jalan-Jalan Ke Solo, Edisi Nikahan Nuha

Well I’m not going to write much for this post. But long story short, last week, 24th of July to be exact, Nuha got married.

Nuha is one of my friend from BEM SMTM, we are pretty much close. And finally he’s married! Yeay! I was so touched when I saw him standing right next to his bride.

And, me and a bunch of my friends came along all the way to Solo to attend Nuha’s wedding. It’s actually kind of short gateway :p

So, here are the photos of us:

Going crazy on the train
Going crazy on the train

Yay! Solo!
Yay! Solo!

They are catching something. Either photos, or pokemons.
They are catching something. Either photos, or pokemons.

Oh, this one is catching pokemons.
Oh, this one is catching pokemons.

It's 4 am in the morning and it's beautiful.
It’s 4 am in the morning and it’s beautiful.

That yellow line tho
That yellow line tho

Ow look, it's her first time traveling on train!
Ow look, it’s her first time traveling on train!

I can't believe they have breakfast at 4.30 am in the morning
I can’t believe they have breakfast at 4.30 am in the morning

Yeay mau ngeteh cantik dulu di kebun teh!
Yeay mau ngeteh cantik dulu di kebun teh!

How I miss traveling with her!
How I miss traveling with her!

Disini sop iga nya enak murah gilsss!
Disini sop iga nya enak murah gilsss!

Segini 34 ribu aja men!!!
Segini 34 ribu aja men!!!

HOLY GOD MOTHER OF RIB!!
HOLY GOD MOTHER OF RIB!!

The girls are ready to the wedding!
The girls are ready to the wedding!

They are ready too!
They are ready too!

Touch down Nuha's wedding!
Touch down Nuha’s wedding!

The squad!
The squad!

Another squad!
Another squad!

The Captain
The Captain

That sincerest laughters of reunion's happiness ❤️
That sincerest laughters of reunion’s happiness ❤️

I think Nuha's wife is a little confuse about this extraordinary selfie :p
I think Nuha’s wife is a little confuse about this extraordinary selfie :p

That obligatory selfie
That obligatory selfie

Whoa! She got the bouquet!
Whoa! She got the bouquet!

After wedding hangout
After wedding hangout

Ini namanya es kapal. Seger banget ditengah panasnya Solo.
Ini namanya es kapal. Seger banget ditengah panasnya Solo.

Tori lagi ena ngunyah
Tori lagi ena ngunyah

It's been so long I haven't met this guy!
It’s been so long I haven’t met this guy!

AAAAAND THE BIG THING IS I GOT TO MEET EVEL!! GOSH IT'S BEEN A LONG YEAR!
AAAAAND THE BIG THING IS I GOT TO MEET EVEL!! GOSH IT’S BEEN A LONG YEAR!

We're ready to go home
We’re ready to go home

OMG there’s just too much keseruan in there I can’t even put it in words.

But the thing is, I wish Nuha and His Wife a great life ahead, loving each other forever through thick and thin, and give us cute nephew/niece :3

And.. I can’t wait for the next wedding party!!!

100DPS Day 86: A No-Tech Weekend with A Tech-Savvy

Yep, just like the title, I spent my last weekend with my favourite tech-savvy guy. But, without connected to the internet.

Well, you’ll think that it’s riddiculous. But if you really know our daily activities where technology and internet connectivity becomes a primary need (but food is still number one!), spending time without them is a pure gold.

Though, we sneak a little to catch up with the news about Thomas Cup :p

So yesterday we were just wondering around in Bogor Botanical Garden.

Why Bogor?

Umm, actually it’s my idea. I’ve been wanting to go there for quite a long time. Because I run out of photo stock, of course. What else? Lol :p

We did stupid things together

. Like, a lot.

It’s such a pleasure to see an intelligent, brilliant being like him do silly things.

When we arrived at Bogor Botanical Garden, we were surprised by the crowds. Turns out it’s a national holiday. Ouch!

It was too crowd to take any good photo actually. So I only take few photos, and here they are:

 

Meet the happy couple, Cici and Daryl!

 
He looks happy, um nope, he’s laughing at himself. Cause at the previous photo, he looked like a sloth!
 

 

The tree of Gondor

   

 

Silhouette of him

 
We look tall!
  

Yay, I’m so happy!

#100DPS Day 67: Distorsi Waktu

Libur hari kejepit kali ini saya habiskan di Wates. Padahal, belum sampai sebulan yang lalu saya baru saja jalan-jalan ke Jogja (wah belum sempat posting cerita ke Jogja, nanti nyusul deh :p). Namun perjalanan kali ini adalah atas permintaan nenek saya, ya mana bisa nolak kan? Hehehe.

Sekian kali saya ke Jogja atau Wates, ada satu pertanyaan yang selalu muncul di pikiran saya: disini tuh ada distorsi waktu ya?

Entah kenapa, setiap saya ke Wates atau Jogja saya merasa waktu disini berjalan sangat lambat. Kenapa?

Saya bangun pagi jam 8, main handphone, sarapan, lalu mandi, pas tengok jam lagi, kok belum jam 9?

Begitupun saat saya pergi sama sepupu saya. Kami berangkat jam 9 pagi, nontonin orang motong sapi, jalan-jalan sama keponakan, foto-foto keliling desa, main-main petik buah kakao, balik ke rumah sepupu lagi, trus makan, dan pas lihat jam? Belum jam 11.

Saat malam pun begitu, sudah selesai sholat magrib, sudah sholat isya, sudah makan malam, rumah sudah dibereskan dan lampu-lampu dimatikan. Masuk kamar lalu lihat jam. Masih jam 7:10 pm. Aduduh kalo di Bandung mah bilangnya masih sore.

Rasanya saya sudah melakukan banyak sekali hal disini, tapi waktu yang saya habiskan hanya sedikit. Kayak ada distorsi waktu kan?

Berbanding terbalik ketika saya beraktifitas di Bandung atau Jakarta. Baru bangun, mandi, jalan ke kampus. Pas lihat jam, udah telat ini-itu. Bahkan sarapan juga belum -_-

Di Bandung atau Jakarta, semuanya berjalan begitu cepat. Mungkinkah ini yang membuat tingkat stress di kota-kota ini lebih tinggi?

It feels like we don’t have much time to do many things. While here in the suburban, we have too much time to kill.

Is it just me or it is really a distortion? Well, what do you think?

Anyway, ini dia foto-foto hasil hunting di Wates 😀

 

The boy and the door behind.
  
Childhood never ends!
  
He’s like saying “capture me like this auntie!”
  
Believe it, it’s in Indonesia. Behind my granny’s house :p
  
Slowly drifting away, wave after wave ~
  
Now you know why I really love sunset 🙂