Mencicipi Pesona Indonesia di Pulau Pahawang, Lampung Selatan

Allah memang maha baik.

Usai kesedihan saya karena ditolak LPDP, saya langsung dikasih pelipur lara. Tak tanggung-tanggung, hiburannya adalah jalan-jalan ke Lampung Selatan. GRATIS.

Acara yang disponsori oleh kantor saya ini berlangsung selama 3 hari. Agendanya adalah snorkeling, snorkeling dan snorkeling! Ditambah sedikit workshop dan fun games. Tentu tak lupa hunting foto dong 😀

Jumat, 25 Agustus 2017

Kami berangkat hari Jumat pagi dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Radin Inten di Lampung Selatan. Dari sana kami melanjutkan perjalanan darat sampai ke pelabuhan Ketapang. Kayak gini nih wujud pelabuhannya:

Pelabuhan Ketapang
Pelabuhan Ketapang
Setelah semua anggota kumpul lengkap, kami pun naik kapal menuju destinasi pertama yaitu Taman Nemo. Disana kami snorkeling sampai sore. Puas dan pegel banget deh pokoknya. Tapi seruuuuu! Sayang sekali saya ngga ada stok foto selama di Taman Nemo, simply karena ngga punya nyali buat nyemplungin iPhone ke laut walaupun udah pake underwater case. Alhasil cuma ada beberapa foto seperti ini:

Sorenya kami bertolak ke Pulau Tanjung Putus, disana kami menginap di homestay milik bu lurah hehehe. Pemandangannya bagus sekali, homestay kami menghadap langsung ke pulau Sumatera. Sembari menikmati sore, saya berniat hunting foto sunset. Namun karena cuaca mendung, saya nggak dapet foto bagus. Yasudahlah, saya hanya berharap semoga besoknya dapet foto bagus. Hari Jumat diakhiri dengan workshop internal tim kami, dimana pesertanya setengah sadar karena sudah kelelahan snorkeling hahaha.

Sabtu, 26 Agustus 2017

Saya terbangun untuk sholat subuh. Seusai solat saya bersemangat sekali keluar dari homestay untuk hunting foto sunrise. Tapi ternyata di luar langit masih gelap, akhirnya saya masuk lagi. Jam 5:30 saya keluar lagi dan berharap langit sudah terang, ternyata belum juga. Eh taunya lagi mendung toh. Akhirnya saya hanya main air di pinggir pantai sambil menghirup segarnya udara pagi.

Sekitar jam 8 pagi kami berangkat ke Pulau Lok. Agenda pagi ini adalah melanjutkan (sedikit) workshop tadi malam plus fun games (asli fun banget ga boong). Tapi ada yang unik di Pulau Lok ini, yang nanti akan saya ceritakan di postingan saya yang lain 🙂


Usai bermain sampai lapar di Pulau Lok, kami kembali ke Pulau Tanjung Putus untuk ganti baju dan lanjut snorkeling lagi. Di perjalanan kembali ke Pulau Tanjung Putus, angin berhembus sangat kencang dan membuat kapal kami oleng berkali-kali. Bahkan bagian depan kapal sempat tercebur ke laut (kebayang ga sih?). Lalu saya gimana? Saya sih santai di atap kapal, nih:


Sesampainya di Pulau Tanjung Putus, kami snorkeling lagi sampai ngga kuat lagi hahaha. Pokoknya puas banget deh!

Sorenya kami pulang dan saya bersiap menyambut matahari terbenam. Sungguh sunset kali ini istimewa sekali, bisa dilihat langsung nih:

Setelah puas menikmati sunset, saya kembali ke homestay. Hari ini ditutup dengan selonjoran santai di hammock sambil melihat bulan dan bintang sampai ketiduran.

Minggu, 27 Agustus 2017

Terbangun dengan otot seluruh tubuh yang pegel dan sakitnya ngga karuan, saya tetap bersemangat mengejar matahari terbit. Berharap hari ini bisa dapat foto bagus. Karena semalam langit cerah bertabur bintang, jadi harusnya sih sunrisenya juga bagus. Daaaaan saya benar! Nih nih:

Puas hunting foto sunrise, kami pun bersiap-siap untuk pulang. Tentu di perjalanan kembali ke Pelabuhan Ketapang saya tak lupa foto-foto:

Liburan singkat kemarin sangat spesial, karena selama disana saya sama sekali tidak tersentuh sinyal operator hahaha. Rasanya bahagia sekali bisa “escape” dari kehidupan yang penuh banget selama ini. Just enjoy the day, feel the breeze, get sun-kissed skin and being happy.

Sisa-sisa foto lainnya selama perjalanan bisa dilihat di website portfolio saya ya di Eksplorasi Mata. Semoga suka!

Sekian postingan kali ini, semoga segera bisa jalan-jalan lagi!! XD

Advertisements

Bandung Sebentar

Mengunjungi Bandung kembali, sendiri, dan menikmati segala yang ada di dalamnya. Beberapa jejak saya di Bandung, hanya sebentar, 15-16 Mei 2017.

Nini yang bahagia, menghitung banyak uang walau bukan punya sendiri.
Nini yang bahagia, menghitung banyak uang walau bukan punya sendiri.
Berjalan kaki sendirian, mencari makan malam.
Berjalan kaki sendirian, mencari makan malam.
Sarapan pagi di roti gempol.
Sarapan pagi di roti gempol.
Sambil menunggu dibuatkan roti bakar.
Sambil menunggu dibuatkan roti bakar.
Roti bakar gandum telur keju dan susu rasa pisang.
Roti bakar gandum telur keju dan susu rasa pisang.
Rumahnya unik.
Rumahnya unik.
Around the neighborhood.
Around the neighborhood.
Baru mau berangkat. Kemana?
Baru mau berangkat. Kemana?
Simetris.
Simetris.
Pemandangan dari kantor.
Pemandangan dari kantor.

Never before I enjoy being alone like this. Somehow I feel content, just by myself. Thanks, ya Allah.

#100DPS Day 92: Workcation ke Pulau Putri dan Pulau Pari

Jadi ceritanya minggu lalu saya ikut acara kantor. Agendanya sih rapat konsolidasi. Tapi ada bumbu jalan-jalannya.

And I think it has too much seasoning :p

Kami kumpul di Dermaga di Ancol pukul 9 pagi, menunggu beberapa jam (iya, beberapa jam) hingga akhirnya berangkat menuju pulau Putri.

Ngeliatin laut selama perjalanan
Ngeliatin laut selama perjalanan

Sesampainya di Pulau Putri, kami disambut oleh para pemusik di tepi dermaga. Setelah itu kami langsung bertolak ke pendopo untuk makan siang. Macam-macam deh makanannya. Saya sampai kehilangan satu kata dalam kamus saya –> diet. Hahaha.

Welcoming Music
Welcoming Music
Selfie with The Musician
Selfie with The Musician

Singkat cerita, siang sampai malamnya kami rapat di aula. Membahas berbagai macam hal. Setelah itu kami kembali ke hotel untuk beristirahat.

Pemandangan dari Dalam Kamar Hotel
Pemandangan dari Dalam Kamar Hotel
Feel the Breeze
Feel the Breeze
Tepi Pantai
Tepi Pantai
Sunset di Pulau Pari
Sunset di Pulau Pari
Ikannya Gede Banget!
Ikannya Gede Banget!

Saya dan teman saya berencana untuk bangun lebih pagi di esok hari, supaya bisa menikmati matahari terbit sambil mengelilingi pulau.

Esok paginya, kami benar-benar bangun pagi dan langsung bergegas mengelilingi pulau. Sayangnya, saat itu cuaca agak berawan. Sunrisenya jadi tidak terlalu kelihatan. Tak apalah, yang penting bisa menikmati matahari terbit.

Kami memang bangun lebih awal dari orang-orang lain, jadi suasana pulau masih sepi sekali. Pulau ini tergolong bersih, karena di sekeliling pulau saya tidak menemukan banyak sampah meskipun pulau ini sudah komersil.

Hanya butuh waktu sekitar 15-20 menit untuk mengelilingi pulau ini. Kecil juga ya?

Nih foto-foto saat kami keliling pulau:

:D
😀

Satu sisi di pulau putri
Satu sisi di pulau putri
The Cabin in The Woods
The Cabin in The Woods
Jalan-jalan keliling Pulau
Jalan-jalan keliling Pulau
Bahagia banget kayaknya ya
Bahagia banget kayaknya ya
Diterpa cahaya matahari
Diterpa cahaya matahari
Sunrise Di Pulau, Nggak Kelihatan :(
Sunrise Di Pulau, Nggak Kelihatan 😦
Sunrise Di Pulau, Nggak Kelihatan :(
Sunrise Di Pulau, Nggak Kelihatan 😦
Sempet Naik ke Atas Kapal Juga
Sempet Naik ke Atas Kapal Juga

Kami juga sempat snorkeling disana, sayang foto-fotonya tidak ada di saya hehehe. Saya juga nggak tahu fotonya ada di siapa T_T

Setelah snorkeling, terjadilah sebuah tragedi. Konyolnya, ketika snorkeling saya baik-baik saja. Eeeh, ini cuman main kecipak-kecipak air di pinggir pantai depan hotel malah kepleset. Beginilah hasilnya:

Siangnya sesudah makan, kami langsung bertolak. Ke…. Pulau Pari! Yeaaayyyy!!!

Di Pulau Pari kami keliling-keliling naik sepeda. Minum es kelapa, dan makan Ind*mie hahaha. Ternyata di Pulau Pari, pemandangannya lebih bagus! Walaupun lebih ramai sih, ada sekolah juga loh di pulaunya.

Cuman sedikit foto di Pulau Pari, karena lebih fokus makan dan minum es kelapa hehehe

Yah begitulah workcation singkat ke Pulau Putri dan Pulau Pari kemarin. Mbok ya sering-sering kayak gini hehehe :p

#100DPS Day 89: Jalan-Jalan Ke Solo, Edisi Nikahan Nuha

Well I’m not going to write much for this post. But long story short, last week, 24th of July to be exact, Nuha got married.

Nuha is one of my friend from BEM SMTM, we are pretty much close. And finally he’s married! Yeay! I was so touched when I saw him standing right next to his bride.

And, me and a bunch of my friends came along all the way to Solo to attend Nuha’s wedding. It’s actually kind of short gateway :p

So, here are the photos of us:

Going crazy on the train
Going crazy on the train

Yay! Solo!
Yay! Solo!

They are catching something. Either photos, or pokemons.
They are catching something. Either photos, or pokemons.

Oh, this one is catching pokemons.
Oh, this one is catching pokemons.

It's 4 am in the morning and it's beautiful.
It’s 4 am in the morning and it’s beautiful.

That yellow line tho
That yellow line tho

Ow look, it's her first time traveling on train!
Ow look, it’s her first time traveling on train!

I can't believe they have breakfast at 4.30 am in the morning
I can’t believe they have breakfast at 4.30 am in the morning

Yeay mau ngeteh cantik dulu di kebun teh!
Yeay mau ngeteh cantik dulu di kebun teh!

How I miss traveling with her!
How I miss traveling with her!

Disini sop iga nya enak murah gilsss!
Disini sop iga nya enak murah gilsss!

Segini 34 ribu aja men!!!
Segini 34 ribu aja men!!!

HOLY GOD MOTHER OF RIB!!
HOLY GOD MOTHER OF RIB!!

The girls are ready to the wedding!
The girls are ready to the wedding!

They are ready too!
They are ready too!

Touch down Nuha's wedding!
Touch down Nuha’s wedding!

The squad!
The squad!

Another squad!
Another squad!

The Captain
The Captain

That sincerest laughters of reunion's happiness ❤️
That sincerest laughters of reunion’s happiness ❤️

I think Nuha's wife is a little confuse about this extraordinary selfie :p
I think Nuha’s wife is a little confuse about this extraordinary selfie :p

That obligatory selfie
That obligatory selfie

Whoa! She got the bouquet!
Whoa! She got the bouquet!

After wedding hangout
After wedding hangout

Ini namanya es kapal. Seger banget ditengah panasnya Solo.
Ini namanya es kapal. Seger banget ditengah panasnya Solo.

Tori lagi ena ngunyah
Tori lagi ena ngunyah

It's been so long I haven't met this guy!
It’s been so long I haven’t met this guy!

AAAAAND THE BIG THING IS I GOT TO MEET EVEL!! GOSH IT'S BEEN A LONG YEAR!
AAAAAND THE BIG THING IS I GOT TO MEET EVEL!! GOSH IT’S BEEN A LONG YEAR!

We're ready to go home
We’re ready to go home

OMG there’s just too much keseruan in there I can’t even put it in words.

But the thing is, I wish Nuha and His Wife a great life ahead, loving each other forever through thick and thin, and give us cute nephew/niece :3

And.. I can’t wait for the next wedding party!!!

100DPS Day 86: A No-Tech Weekend with A Tech-Savvy

Yep, just like the title, I spent my last weekend with my favourite tech-savvy guy. But, without connected to the internet.

Well, you’ll think that it’s riddiculous. But if you really know our daily activities where technology and internet connectivity becomes a primary need (but food is still number one!), spending time without them is a pure gold.

Though, we sneak a little to catch up with the news about Thomas Cup :p

So yesterday we were just wondering around in Bogor Botanical Garden.

Why Bogor?

Umm, actually it’s my idea. I’ve been wanting to go there for quite a long time. Because I run out of photo stock, of course. What else? Lol :p

We did stupid things together

. Like, a lot.

It’s such a pleasure to see an intelligent, brilliant being like him do silly things.

When we arrived at Bogor Botanical Garden, we were surprised by the crowds. Turns out it’s a national holiday. Ouch!

It was too crowd to take any good photo actually. So I only take few photos, and here they are:

 

Meet the happy couple, Cici and Daryl!

 
He looks happy, um nope, he’s laughing at himself. Cause at the previous photo, he looked like a sloth!
 

 

The tree of Gondor

   

 

Silhouette of him

 
We look tall!
  

Yay, I’m so happy!